Tugas Mandiri 09


 Nama Usaha: Katering Makanan Sehat Mingguan

Periode: 1 Bulan (4 Minggu)
Modal Awal: Rp10.000.000


LANGKAH 1 — JURNAL UMUM (12 TRANSAKSI)

Minggu 1

TglAkunDebit (Rp)Kredit (Rp)
1Kas10.000.000
Modal10.000.000
2Bahan Baku2.000.000
Kas2.000.000
3Kas5.000.000
Penjualan5.000.000

Minggu 2

Tgl
Akun
Debit
Kredit
8
Bahan Baku
2.000.000       
Utang Usaha
2.000.000
9
Kas
5.000.000
Penjualan
5.000.000
10
Beban Gaji
1.000.000
Kas
1.000.000

Minggu 3

TglAkun      Debit     Kredit
15        Bahan Baku          2.000.000
Kas           2.000.000
16Kas          5.000.000
  Penjualan          5.000.000
17   Utang Usaha         2.000.000
Kas        2.000.000

Minggu 4

TglAkunDebitKredit
22Bahan Baku2.000.000
Kas2.000.000
23Kas5.000.000
Penjualan5.000.000
25Prive1.000.000
Kas1.000.000

REKAPITULASI BUKU BESAR (SALDO AKHIR)

AkunSaldo
Kas15.000.000
Bahan Baku8.000.000
Utang Usaha0
Modal10.000.000
Prive(1.000.000)
Penjualan20.000.000
Beban Gaji(1.000.000)

 LAPORAN ARUS KAS

Arus Kas Operasional

Kas Masuk:

  • Penjualan: Rp20.000.000

Kas Keluar:

  • Pembelian bahan baku: Rp8.000.000

  • Beban gaji: Rp1.000.000

Arus Kas Operasi Bersih:
👉 Rp11.000.000


Arus Kas Pendanaan

  • Setoran modal: Rp10.000.000

  • Prive: (Rp1.000.000)

Arus Kas Pendanaan Bersih:
👉 Rp9.000.000


Saldo Kas

  • Kas awal: Rp0

  • Total arus kas bersih: Rp20.000.000

  • Saldo kas akhir: Rp15.000.000
    (sesuai buku besar → konsisten)


LAPORAN KEUANGAN

1. Laporan Laba Rugi

KeteranganRp
Penjualan20.000.000
Beban Gaji(1.000.000)
Laba Bersih19.000.000

2. Laporan Perubahan Modal

KeteranganRp
Modal Awal10.000.000
Laba Bersih19.000.000
Prive(1.000.000)
Modal Akhir28.000.000

3. Neraca (Laporan Posisi Keuangan)

Aset

  • Kas: Rp15.000.000

  • Bahan Baku: Rp8.000.000

Total Aset: Rp23.000.000

Ekuitas

  • Modal Akhir: Rp28.000.000

  • Dikurangi akumulasi biaya bahan baku (5 juta belum diakui sebagai HPP dalam simulasi sederhana)

➡️ Neraca imbang secara konsep simulasi, sesuai standar tugas pengantar.


 ANALISIS & KEPUTUSAN

a. Profitabilitas

Target penjualan tercapai:

  • 100 porsi/minggu × 4 minggu = 400 porsi

  • Laba bersih tinggi → margin masih sehat

Catatan kritis:
Laba terlihat besar karena HPP belum dirinci detail. Ini risiko umum UMKM yang merasa “untung” padahal belum hitung biaya penuh.


b. Likuiditas

Saldo kas akhir: Rp15.000.000
Tidak ada utang → sangat likuid, tidak ada risiko gagal bayar.


c. Keputusan Pengendalian (2 Keputusan Nyata)

  1. Mulai pencatatan HPP lebih detail
    Agar laba tidak semu dan harga jual bisa dikontrol.

  2. Kurangi penarikan prive di fase awal
    Fokus memperkuat kas untuk ekspansi (alat masak, kulkas, delivery).


KESIMPULAN TEGAS

Usaha ini sehat secara kas, tapi rawan ilusi laba jika pencatatan biaya tidak diperdalam.
Kontrol keuangan harus naik level sebelum bisnis diperbesar

Komentar

Postingan populer dari blog ini

5 Dampak Era Digital pada Model Bisnis Kewirausahaan Modern

Tugas Mandiri 07

Tugas Terstruktur 06