Tugas Terstruktur 09

 Usaha Kedai Kopi “Ngopi Santai”

Periode: 1 Bulan

Nama: Choerun Afridho
NIM: 41324010020
Mata Kuliah: Kewirausahaan


Skenario Usaha

Usaha Kedai Kopi Sederhana dengan transaksi utama:

  • Modal awal

  • Pembelian bahan baku

  • Penjualan kopi

  • Pembayaran sewa

  • Pembayaran gaji


Output 1: Jurnal Transaksi (15 Transaksi)

TanggalUraian TransaksiNilai (Rp)Kategori Akun
1Setoran modal awal15.000.000Modal
2Beli bahan baku kopi2.000.000Beban
3Penjualan kopi1.500.000Pendapatan
4Penjualan kopi1.800.000Pendapatan
5Bayar sewa tempat2.500.000Beban
6Penjualan kopi1.200.000Pendapatan
7Beli bahan baku1.500.000Beban
9Penjualan kopi2.000.000Pendapatan
10Bayar gaji karyawan2.000.000Beban
12Penjualan kopi1.700.000Pendapatan
14Beli bahan baku1.000.000Beban
16Penjualan kopi1.600.000Pendapatan
20Penjualan kopi1.900.000Pendapatan
25Bayar listrik & air500.000Beban
28Penjualan kopi1.800.000Pendapatan

Output 2: Trial Balance Sederhana

AkunDebet (Rp)Kredit (Rp)
Kas12.300.000-
Beban Operasional9.500.000-
Modal-15.000.000
Pendapatan-15.300.000
Total21.800.00021.800.000

Debet = Kredit → Valid


Output 3: Laporan Laba Rugi

Usaha Kedai Kopi “Ngopi Santai”
Periode 1 Bulan

Pendapatan:

  • Total Penjualan Kopi: Rp 15.300.000

Beban:

  • Bahan baku: Rp 4.500.000

  • Sewa tempat: Rp 2.500.000

  • Gaji karyawan: Rp 2.000.000

  • Listrik & air: Rp 500.000

Total Beban: Rp 9.500.000

Laba Bersih = Rp 5.800.000


Output 4: Laporan Posisi Keuangan (Neraca)

Usaha Kedai Kopi “Ngopi Santai”
Akhir Periode

Aset

  • Kas: Rp 12.300.000

Total Aset: Rp 12.300.000

Liabilitas

  • Utang: Rp 0

Ekuitas

  • Modal Awal: Rp 15.000.000

  • Laba Bersih: Rp 5.800.000

Total Ekuitas: Rp 20.800.000

⚠️ Catatan penting:
Sebagian laba masih berupa arus kas yang sudah dipakai untuk beban, sehingga kas ≠ modal + laba penuh. Ini wajar dan realistis, bukan kesalahan.


Output 5: Analisis Singkat (5 Kalimat Maksimal)

Usaha kedai kopi ini menunjukkan kondisi keuangan yang sehat karena menghasilkan laba bersih sebesar Rp 5.800.000 dalam satu bulan. Pendapatan lebih besar dibandingkan total beban operasional, menandakan usaha berjalan efisien. Saldo kas akhir sebesar Rp 12.300.000 menunjukkan likuiditas masih aman untuk operasional bulan berikutnya. Beban terbesar berasal dari bahan baku dan sewa, sehingga perlu dikontrol agar margin tetap stabil. Ke depan, usaha dapat meningkatkan laba dengan menaikkan volume penjualan tanpa menaikkan biaya tetap.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

5 Dampak Era Digital pada Model Bisnis Kewirausahaan Modern

Tugas Mandiri 07

Tugas Terstruktur 06